Contoh Surat Kuasa Ahli Waris Untuk Menjual Tanah

Contoh Surat Kuasa Ahli Waris Untuk Menjual Tanah-Harta benda yang kita miliki semasa hidup bisa saja kita dapatkan dari jerih payah kita sendiri atau merupakan sebuah pemberian. Kerja keras yang kita kerahkan biasanya merupakan suatu cara agar dimasa depan kita merasa berkecukupan baik secara materi maupun mental. Jika dilihat dari kecukupan materi, itu semua kita capai dengan berbagai cara, dari bekerja dengan orang atau perusahaan, membuka usaha, menjual jasa maupun barang dan cara lainnya. Keaadan dimasa depan memang kita tidak pasti, namun yang pasti adalah kematian. Kematian merupakan sesuatu yang tidak rencanakan namun pasti terjadi. Makadari itu, jika nanti kalian sudah berusaha untuk memenuhi semua kebutuhan yang berhubungan dengan materi, ada baiknya kalian simpan dengan baik atau kalian bisa berikan kepada keluarga atau orang yang dirasa bisa kalian percaya atau mungkin kalian ingin membalas budi kepada mereka. Inilah perlunya mewariskan harta benda kalian kepada pewaris. Mengurus perihal warisan ini sebenarnya tidak lah sulit, suratnya pun bisa kalian buat sendiri. Surat Pernyataan Ahli Waris ini biasanya akan dilindungi oleh badan hukum, sehingga kalian tidak usah takut jika pernyataan kalian tentang harta warisan kalian akan digunakan semena-mena.

 

Foto Perumahan
Sumber: Unsplash.com

 

Setelah warisan kalian diberikan kepada pewaris nanti disaat kalian sudah meninggal dunia, pewaris atau ahli waris sudah berhak atas semua warisan yang kalian sudah cantumkan dalam surat tersebut. Ahli waris yang sudah kalian berikan warisan bisa menjual atau apapun yang menurut mereka bisa lakukan dengan warisan tersebut. Namun hal tersebut tidak akan lepas dari persyaratan warisan yang sudah kalian terterakan dalam surat wasiat. Menjual harta warisan tidaklah salah, karena kita tidak akan tahu nasib yang akan dialami oleh pewaris atau ahli waris tersebut. Salah satu contoh harta warisan yang paling sering diperjual belikan adalah harta warisan berupa tanah atau rumah.

Jual beli tanah warisan tidaklah semudah menjual tanah yang kalian beli sendiri, karena akan memerlukan beberapa syarat dalam prosedur penjualannya. Salah satu persyaratannya adalah Surat Kuasa Ahli Waris. Dalam artikel ini akan dilampirkan contoh surat kuasa tersebut. Namun sebaiknya kita bahas dahulu tentang Surat Kuasa Ahli Waris ini agar kalian bisa dengan mudah memahami isi suratnya.

Apa itu Surat Kuasa Ahli Waris?

Surat Kuasa Ahli Waris merupak sebuah surat yang berisi tentang pernyataan dari sang ahli waris bahwa ia memberikan izin kepada orang yang tertera dalam surat untuk mewakili keperluan dari ahli waris. Jika dilihat dari kasus jual beli tanah atau rumah ini, surat kuasa ini digunakan jika ahli waris berada jauh dari wilayah tanah atau rumah warisan yang akan dijual. Sehingga ahli waris memerlukan perwakilan dalam urusan jual beli tanah tersebut.

Ahli waris dari harta pewaris terkadang tidak hanya untuk satu orang saja. Biasanya akan dibagi dengan saudara atau orang lainnya yang tercantum dalam surat wasiat. Sehingga dalam surat kuasa ahli waris ini bisa saja ahli waris yang tertera tidak satu orang saja. Menjual tanah ini juga harus sepersetujuan dari semua ahli waris. Jadi saat membuat sura kuasa ini semua ahli waris akan berkumpul untuk mendiskusikan harta warisan yang akan dijual.

Bagaimana cara membuat Surat Kuasa Ahli Waris?

Sebenarnya dalam membuat surat kuasa ini tidak lah susah, cukup kalian lengkapi point-point penting yang harus ada dalam surat kuasa tersebut.

Berikut point-point penting dalam surat kuasa:

    1. Identitas lengkap para pemberi kuasa
    2. Identitas lengkap yang diberi kuasa
    3. Pencantuman secara jelas dan tegas mengenai kuasa yang diberikan, seperti menjual, menghibahkan, dan lain sebagainya
    4. Harta kekayaan yang dimaksud harus dicantumkan dengan deskripsi yang sejelas-jelasnya. Misalnya jika harta kekayaan tersebut adalah tanah, maka harus dicantumkan lokasi, luas, Sertifikat Hak Milik (SHM), batas-batas tanah, dan lain sebagainya
    5. Tanggal dan tempat ditandatanganinya surat kuasa
    6. Tanda tangan asli para pemberi kuasa dan yang diberi kuasa

Itulah penjelasan dan apa saja point penting dalam surat kuasa ahli waris, berikut ini adalah contoh dari Surat Kuasa Ahli Waris:

 

 

Contoh Surat Kuasa Ahli Waris

SURAT KUASA AHLI WARIS

Kami yang bertanda tangan di bawah ini, kami para ahli waris dari Almarhum _________________ :

1. Nama lengkap                                : _______________________
Nomor KTP                                         : _______________________
Tempat, tanggal lahir                    : _______________________
Pekerjaan                                             : _______________________
Hubungan dengan Almarhum    : (Bisa diisi dengan anak kandung, saudara    kandung, dll.)
Alamat lengkap                                : _______________________

2. Nama lengkap                              : _______________________
Nomor KTP                                        : _______________________
Tempat, tanggal lahir                   : _______________________
Pekerjaan                                            : _______________________
Hubungan dengan Almarhum   : (Bisa diisi dengan anak kandung, saudara kandung, dll.)
Alamat lengkap                                : _______________________

3. Nama lengkap                              : _______________________
Nomor KTP                                        : _______________________
Tempat, tanggal lahir                   : _______________________
Pekerjaan                                           : _______________________
Hubungan dengan Almarhum  : (Bisa diisi dengan anak kandung, saudara kandung, dll.)
Alamat lengkap                               : _______________________

Selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa
Dengan ini memberikan KUASA kepada:

Nama lengkap                                           : ___________________
Nomor KTP                                                : ___________________
Tempat, tanggal lahir                           : ___________________
Hubungan dengan pemberi kuasa  : (Bisa diisi dengan anak kandung, saudara kandung, dll.)
Pekerjaan                                                   :____________________
Alamat lengkap                                       : ____________________

Yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa

Kami sebagai pemberi kuasa menyatakan memberikan kuasa atau wewenang kepada penerima kuasa untuk mengurus penjualan harta waris peninggalan Almarhum ____________________ yang meninggal pada tanggal ____________.

Adapun harta peninggalan yang dimaksud berupa:

Sebidang tanah dan rumah yang berdiri di atasnya dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) nomor ___________ atas nama ____________.

Luas tanah adalah ___________ meter persegi sementara rumah yang berdiri di atasnya seluas ___________ meter persegi.

Tanah dan rumah tersebut berlokasi di _________________ (isi dengan alamat jelas).

Adapun batas-batas tanah dan rumah tersebut adalah di sebelah barat adalah _____________, sebelah timur adalah __________, sebelah utara adalah _____________, dan di sebelah selatan adalah _____________.

Kami juga memberikan kuasa kepada penerima kuasa untuk menandatangani Akta Jual Beli Tanah, menerima uang pembayaran, membuat tanda bukti pembayaran (kuitansi), melakukan tindakan hukum dengan pihak ketiga sehubungan dengan harta warisan, serta melakukan tindakan lain yang dianggap perlu.

Demikian surat kuasa ini kami buat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Dibuat di            : _________________
Pada tanggal    : _________________

Pemberi kuasa  : 1. ___________________ (nama lengkap, tanda tangan asli, dan materai asli)

  1. ___________________ (nama lengkap, tanda tangan asli, dan materai asli)
  2. ___________________ (nama lengkap, tanda tangan asli, dan materai asli)

Penerima kuasa :  ____________________ (nama lengkap, tanda tangan asli, dan materai asli)

Saksi                    : 1. ___________________ (nama lengkap dan tanda tangan asli)

  1. ___________________ (nama lengkap dan tanda tangan asli)

Mengetahui,

 

Lurah Desa ___________                                                                      Camat          Kecamatan __________

 

_____________________                                                                     _________________________

(nama lengkap dan stempel resmi)             (nama lengkap dan stempel resmi)

Contoh surat diatas bisa langsung kalian gunakan dengan cara copy contoh tersebut.

Semoga Bermanfaat!